Why......
Sebuah cerita dari yaaaaaa..... udah agak lama sih, saya aja udah agak-agak lupa, tapi ya udah lah ya :p
"Kak, ini baca deh. Aku bikin komik" sambil menyodorkan tumpukan kertas A4.
"Hee, mana-mana? sini"
"Oh iya kak, itu aku gambar tokoh utamanya sambil inget kak lho!"
'Waw, mirip sih" kataku sambil memandangi gambar karakter utama di panel pertama.
ceritanya standa, Seorang cowok yang sedang berlari mengejar waktu masuk sekolahnya. Karena telat bangun dan lain halnya dia harus berlari ke sekolahnya agar tidak telat masuk sekolah. Di sebuah persimpangan di jalan menuju sekolahnya dia menabrak seseorang. Dan cerita berlanjut blablablabla sampai pada akihirnya si karakter utama berpacaran dengan seseorang yang ditabraknya di jalan sebelumnya. Cerita yang mainstream. cukup lucu. Tapi.... tapi sih ya.... tapi sih ya ini.... KENAPAPASANGAN KARAKTER UTAMANYA COWOK!!!?????? KENAPA INI KOMIK BL DENGAN GW SEBAGAI KARAKTER UTAMA!!!???? okay.....
"Gimana kak? bagus nggak?"
Terus, sa harus ngomong apa he? Jelek, entar sedih blablabla minta bunuh diri lagi susah aing, bilang bagus.... aduh sakit hati euy....
tapi pada akhirnya aku harus memilih, dan aku....
memilih pilihan kedua "Bagus kok ini. Ceritanya punya flow yang konsisten dan sangat mungkin untuk dikembangkan" kataku sambil menahan perihnya hati T_T
Tapi satu hal yang membuatku bahagia, mukanya yang berseri-seri bahagia ketika kupuji dirinya. Ya, mungkin inilah alasan mengapa aku hidup. Alasan mengapa aku menapak di muka bumi. Alasan mengapa aku masih bernafas. Senyumnya yang begitu indah yang mampu mengisi hatiku....
TAPI ITU ADALAH KESALAHAN BESAR BUNG!!!!!
3 minggu kemudian, aku bermain lagi kerumahnya. Ketika masuk kamarnya aku mendapati dia masih tertidur dengan lelap. Yah, memang inilah yang sering terjadi, tak jarang aku datang ke rumahnya hanya mendapati memandangi wajah polos tak berdosanya ketika tertidur lelap.
Ketika aku melayangkan pandanganku ke seisi kamarnya, aku mendapati ada tumpukan kertas diatas mejanya. Perasaanku tidak enak.... ya...... aku.... mungkin sudah siap mati mungkin ya....
kulihat tumpukan kertas tersebut, dan benar saja, itu adalah tumpukan komik yang dia gambar sendiri.
Kucoba baca dengan seksama, Karakter utamanya masih sama, seseorang yang dibilang adalah gambaran diriku di kertas itu. dan ini....... KENAPA MAKIN PARAH!!!!!!!
dan yang lebih konyol lagi.... KENAPA INI 10 HALAMAN TERAKHIR MALAH JADI MANGA HENTAI YAOI WOOOYYYYY!!!!!!!!!!
"Bagus nggak kak?" celetuknya ketika terbangun dan mendapatiku sedang terpaku memandangi karya yang dapat menghancurkan dunia ini.
dan inilah satu dari berbagai alasan... mengapa saya takut dengan fujoshi......
Comments
Post a Comment